richmondexecutiveaviation.com โ Kementerian Pertahanan Iran secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka menggunakan rudal siluman terbaru dalam serangan terhadap fasilitas intelijen Israel. Serangan ini diklaim berhasil menghantam markas rahasia Mossad dan menembus beberapa lapis sistem pertahanan udara milik Israel. Rudal yang digunakan memiliki teknologi canggih yang membuatnya sulit dideteksi radar konvensional.
Serangan tersebut terjadi pada malam hari dan menyasar infrastruktur penting yang diduga digunakan oleh Mossad di kawasan Tel Aviv. Iran menyatakan bahwa rudal yang digunakan telah melalui uji coba tempur dan terbukti efektif dalam menembus sistem Iron Dome serta pertahanan udara jarak menengah Israel. Keberhasilan ini disebut sebagai pencapaian strategis dalam konfrontasi terbuka yang terus memanas antara kedua negara.
Menurut sumber militer Iran, rudal tersebut mampu menghindari radar karena menggunakan desain aerodinamis, bahan penyerap gelombang, serta sistem navigasi mandiri. Mereka juga mengklaim bahwa Israel tidak berhasil mencegat sebagian besar rudal yang diluncurkan dalam gelombang pertama serangan.
“Baca Juga : Tank Israel Serang Warga Gaza Saat Antre Bantuan, 51 Tewas”
Pihak Israel belum memberikan konfirmasi resmi atas kerusakan fasilitas atau korban jiwa akibat serangan ini. Namun, media setempat melaporkan adanya ledakan besar di salah satu gedung di Tel Aviv yang diyakini berhubungan dengan operasi intelijen. Serangan ini memicu kekhawatiran baru mengenai eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, terutama jika Iran terus menggunakan persenjataan siluman berteknologi tinggi.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik, mengungkapkan bahwa mereka menggunakan rudal yang tidak bisa dideteksi atau dicegat dalam serangan ke Israel. Rudal siluman ini diklaim mampu menembus sistem pertahanan udara berlapis yang didukung oleh Amerika Serikat. Serangan tersebut disebut mengejutkan dan ditujukan ke pusat intelijen serta perencanaan operasi Mossad. Talaei-Nik menegaskan bahwa rudal berpemandu presisi tinggi ini telah menghantam target secara akurat, meski dilindungi sistem pertahanan canggih.
Iran Peringatkan Israel Tak Siap Hadapi Perang Panjang
Iran menyatakan bahwa Israel tidak siap menghadapi konflik jangka panjang. Talaei-Nik menyoroti pengalaman sejarah dan faktor strategis yang menurutnya menunjukkan kelemahan Israel dalam mempertahankan perang dalam durasi lama. Ia juga menambahkan bahwa militer Iran telah dipasok dengan berbagai sistem senjata canggih, bahkan banyak di antaranya belum dikerahkan. Iran disebut siap menghadapi potensi eskalasi lebih jauh jika Israel merespons dengan tindakan militer.
“Baca Juga : Pasukan Khusus Tembak Keponakan Egianus Kogoya Tewas”
Serangan ke Mossad Ungkap Kelemahan Keamanan Israel
Serangan presisi tinggi ini dianggap sebagai tamparan keras terhadap reputasi Mossad yang selama ini dikenal memiliki sistem keamanan dan intelijen terbaik di kawasan. Talaei-Nik mengatakan, serangan langsung ke pusat keamanan Israel membuktikan bahwa struktur pertahanan dan intelijen mereka memiliki celah serius. Iran memperingatkan bahwa ini bukan serangan terakhir, dan masih banyak kejutan lain yang bisa terjadi jika ketegangan terus meningkat.




Leave a Reply