Apple M5 Pro Disebut Kesulitan Jalankan DLSS 5

Apple M5 Pro Disebut Kesulitan Jalankan DLSS 5

•

richmondexecutiveaviation.com – DLSS 5 menjadi perhatian komunitas teknologi setelah file fitur tersebut muncul lebih awal dari jadwal. File tersebut dikaitkan dengan NBA 2K27 yang akan mendukung teknologi terbaru NVIDIA. Kemunculan file memungkinkan komunitas mencoba DLSS 5 pada berbagai perangkat keras. Salah satu pengujian dilakukan pada Mac dengan chip Apple M5 Pro. Pengujian tersebut memanfaatkan ReShade dan Game Porting Toolkit 4.0b2. Hasilnya menunjukkan DLSS 5 dapat berjalan pada perangkat berbasis Apple Silicon. Namun, performa yang dihasilkan masih sangat rendah dalam pengujian tersebut. Pengujian juga menunjukkan adanya peningkatan kualitas pencahayaan melalui teknologi Neural Rendering. Di sisi lain, tingkat frame rate dan latensi menjadi kendala utama. Hasil ini perlu dipahami sebagai pengujian komunitas, bukan tolok ukur resmi performa DLSS 5 pada Apple Silicon. NVIDIA sendiri merancang DLSS 5 untuk GPU GeForce RTX 50 Series dengan Tensor Cores generasi kelima.

“Baca Juga: Moto Edge 70 Neo Siap Bawa Snapdragon 7s Gen 3″

M5 Pro Hanya Menghasilkan 2,32 FPS pada Resolusi 1400p

Pengujian komunitas tersebut menggunakan Apple M5 Pro dengan konfigurasi GPU 16-core. Pada resolusi 1400p, DLSS 5 menghasilkan sekitar 2,32 frame per detik. Pengujian yang sama mencatat latensi input sekitar 240 milidetik. Angka tersebut menunjukkan adanya beban pemrosesan sangat besar ketika fitur dijalankan. Frame rate rendah juga membuat pengalaman bermain tidak dapat berlangsung secara normal. Hasil tersebut berbeda jauh dari tujuan utama teknologi DLSS dalam meningkatkan efisiensi rendering. NVIDIA menjelaskan bahwa DLSS 5 merupakan tahap rendering neural yang berjalan setelah proses rendering konvensional. Teknologi tersebut menggunakan frame hasil render, motion vector, dan informasi visual lainnya. Model AI kemudian menghasilkan pencahayaan dan detail material secara real-time. NVIDIA merancang model tersebut agar berjalan dalam hitungan milidetik pada perangkat yang didukung.

Neural Rendering DLSS 5 Memberikan Peningkatan Visual

Meskipun performanya rendah, pengujian pada M5 Pro tetap memperlihatkan kemampuan visual DLSS 5. Teknologi tersebut dapat memperbaiki pencahayaan melalui pendekatan 3D-Guided Neural Rendering. NVIDIA menjelaskan bahwa teknologi ini menghasilkan detail pencahayaan dan material menggunakan model AI. Sistem tersebut memanfaatkan informasi dari game engine sebagai dasar proses rendering. Dengan pendekatan tersebut, model tetap mempertahankan struktur objek yang dibuat pengembang. NVIDIA juga merancang DLSS 5 untuk menjaga kestabilan visual antarkartu. Sistem menggunakan motion vector agar hasil rendering tetap stabil ketika kamera bergerak. Teknologi tersebut dapat memperkaya interaksi cahaya pada kulit, rambut, dan dedaunan. DLSS 5 juga dapat menghasilkan bayangan kontak serta efek pencahayaan global yang lebih detail.

DLSS 5 Mengandalkan Akselerasi Tensor Core RTX 50 Series

Perbedaan perangkat keras menjadi faktor penting dalam memahami hasil pengujian tersebut. NVIDIA secara resmi menyebut DLSS 5 3D-Guided Neural Rendering tersedia pada GeForce RTX 50 Series. GPU tersebut menggunakan Tensor Cores generasi kelima untuk menjalankan beban kerja AI. Arsitektur Blackwell memang dirancang dengan kemampuan neural rendering sebagai salah satu fokus utamanya. NVIDIA juga menjelaskan bahwa DLSS 5 memanfaatkan Tensor Cores untuk menjalankan model AI secara lokal. Karena itu, perangkat yang tidak memiliki akselerator khusus NVIDIA tidak dapat diasumsikan memiliki performa serupa. M5 Pro memiliki GPU terintegrasi dengan arsitektur Apple sendiri. Chip tersebut tidak menggunakan Tensor Cores NVIDIA untuk menjalankan model DLSS 5. Dengan kondisi tersebut, dugaan mengenai keterbatasan akselerasi perangkat keras menjadi salah satu penjelasan teknis yang masuk akal. Namun, penyebab pasti hasil 2,32 FPS tersebut belum dikonfirmasi NVIDIA atau Apple.

“Baca Juga: Suno AI Kembali Digugat Sony Music dan UMG”

Pengujian Apple Silicon Belum Mencerminkan Performa Resmi DLSS 5

Hasil pengujian M5 Pro menunjukkan bahwa menjalankan DLSS 5 di luar perangkat keras resmi dapat menghadapi kendala besar. Teknologi tersebut dikembangkan dengan target perangkat keras GeForce RTX 50 Series. NVIDIA juga menyatakan DLSS 5 berjalan sebagai bagian dari pipeline grafis game yang didukung. Integrasinya menggunakan framework Streamline dan plugin Unreal Engine 5 untuk pengembang. Karena itu, hasil melalui ReShade dan Game Porting Toolkit memiliki kondisi berbeda. Pengujian tersebut lebih menggambarkan eksperimen komunitas terhadap teknologi yang masih baru. NVIDIA sendiri menyebut DLSS 5 mampu menjalankan rendering real-time hingga resolusi 4K pada GPU yang sesuai. Perusahaan juga menempatkan teknologi ini sebagai pelengkap rasterisasi dan ray tracing. Untuk perangkat Apple Silicon, belum ada dukungan resmi yang menjamin performa serupa. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada dukungan perangkat keras dan implementasi perangkat lunak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

game perubahan gaya bermain pemain di era multiplayer modern