richmondexecutiveaviation.com – Samsung membantah rumor yang menyebut mereka akan menghentikan produksi SSD SATA untuk pasar konsumer. Klarifikasi ini muncul setelah kanal YouTube Moore’s Law Is Dead melaporkan spekulasi sebaliknya. Samsung menegaskan lini SSD SATA tetap berjalan, meskipun pasokan NAND flash global menghadapi tekanan akibat permintaan tinggi dari sektor AI dan pusat data. Pernyataan ini penting bagi pengguna dan peritel yang masih mengandalkan SSD berbasis SATA.
“Baca Juga: iMac Pro Kembali Hadir dengan Chip M5 Max”
Rumor Beredar: SSD SATA Akan Dihentikan Karena Permintaan AI
Spekulasi muncul karena meningkatnya kebutuhan memori untuk infrastruktur AI, yang membuat banyak pasokan NAND dialihkan dari produk konsumen. Moore’s Law Is Dead menyebut beberapa fasilitas NAND Samsung, termasuk di Pyeongtaek dan Hwaseong, sedang dialihkan untuk produksi DRAM. Informasi itu juga menyebut Pyeongtaek Fab 4 kini hanya memproduksi DRAM berbasis proses 1c. Rumor ini memicu kekhawatiran bahwa SSD SATA, termasuk model populer seperti 870 EVO, akan sulit ditemukan.
Tekanan Pasokan NAND Flash Memicu Kenaikan Harga
Meskipun Samsung membantah menghentikan lini SATA, harga NAND flash tetap meningkat signifikan sepanjang 2025. Chip NAND TLC 1-terabit misalnya naik dari 4,80 dolar AS pada Juli menjadi 10,70 dolar AS pada November. Kenaikan serupa terjadi pada NAND MLC dan QLC. Situasi ini diperparah oleh langkah Micron menghentikan merek Crucial mulai Februari 2026 untuk fokus pada pusat data dan AI. Tekanan ini menunjukkan bagaimana kebutuhan AI memengaruhi harga dan pasokan SSD secara global.
SSD SATA Masih Penting bagi Pasar Konsumer
SSD SATA tetap menjadi bagian signifikan dari pasar konsumer. Sekitar seperlima SSD terlaris di Amazon masih berbasis SATA, dengan Samsung 870 EVO menjadi model paling menonjol. Lini ini digunakan luas untuk upgrade laptop, desktop, dan penyimpanan cadangan karena kompatibilitas yang tinggi dan harga relatif terjangkau. Samsung menegaskan pasokan untuk konsumen tetap terjaga, meskipun pasokan NAND terbatas.
“Baca Juga: Fallout 4 Hadirkan Update Baru Jelang Season 2 Serial TV”
Prospek Pasar dan Dampak Tekanan Pasokan
Tekanan pasokan NAND berpotensi mendorong kenaikan harga SSD, termasuk NVMe, meskipun lini SATA tetap diproduksi. Kondisi ini menandakan pasar penyimpanan konsumer akan menghadapi fluktuasi harga sampai rantai pasok kembali stabil. Samsung memastikan lini SATA tetap berjalan, yang memberi kepastian bagi konsumen dan bisnis. Secara strategis, perusahaan berfokus menjaga keseimbangan antara memenuhi kebutuhan konsumer dan menanggapi permintaan AI yang menguntungkan.
Dengan kontrol produksi dan strategi distribusi yang tepat, Samsung dapat menjaga ketersediaan SSD SATA sekaligus tetap berperan penting dalam ekosistem NAND global. Pasar konsumer diprediksi tetap mendapat akses ke produk andalan seperti 870 EVO, meskipun harga kemungkinan sedikit meningkat.




Leave a Reply